Jumat, 28 Oktober 2011

Pertandingan tinju Yunani Kuno

Pertandingan tinju Yunani Kuno adalah sejenis olah raga kuno dari setidaknya abad ke-8 SM (berdasarkan puisi Iliad karya Homer) yang dilaksanakan dalam berbagai konteks sosial di Yunani. Sebagian besar bahan sumber mengenai tinju Yunani Kuno yang diketahui ada berada dalam kondisi tidak lengkap atau sekadar legenda sehingga sulit untuk mengetahui peraturan pertandingan, adat dan sejarah olah raga ini dengan rinci. Meskipun begitu, jelas bahwa pertarungan tinju menggunakan sarung tangan tinju merupakan bagian penting dari kebudayaan atletik Yunani Kuno sepanjang zaman klasik awal.

Perlengkapan

Detil lilitan kulit.
Hingga sekitar 500 SM himantes digunakan sebagai pelindung buku jari dan tangan. Himantes merupakan tali kulit yang terbuat dari kulit lembu dengan panjang sekitar 3 hingga 3,7 meter yang membungkus mengelilingi tangan dan buku jari beberapa kali.
Pada sekitar 400 SM sphairai mulai digunakan. Sphairai sangat mirip dengan himantes. Perbedaan terbesarnya adalah adanya bantalan di bagian dalam dan kulit di bagian luarnya lebih keras.
Tak lama setelah sphairai mulai digunakan, oxys juga diperkenalkan dalam tinju. Oxys terdiri dari beberapa balutan kulit tebal yang mengelilingi tangan, pergelangan tangan, dan lengan bawah. Bulu domba dikenakan di lengan bawah untuk menghapus keringat. Penahan yang terbuat dari kulit dikenakan hingga lengan bawah untuk memberikan dukungan yang lebih besar kala meninju dan buku jari juga diperkuat dengan kulit.
Korykos adalah ekivalen dengan kantong tinju modern, digunakan untuk latihan di Palaestra dan diisi dengan pasir, tepung, atau padi-padian.

Peraturan

Petinju di kanan memberikan tanda menyerah dengan mengangkat tinggi tangannya. (sekitar 500 SM)
Peraturan tinju Yunani Kuno yang diterima sejarawan saat ini diketahui berdasarkan referensi dan gambar-gambar bersejarah. Sedikitnya sumber dan bahan referensi yang tersisa mengakibatkan peraturan-peraturan tersebut hanya bisa diduga.
  • Tidak boleh merangkul atau bergulat
  • Pukulan apapun menggunakan tangan diizinkan namun tidak boleh mencungkil menggunakan jari
  • Ring tinju tidak digunakan
  • Tidak ada ronde atau batasan waktu
  • Kemenangan diputuskan ketika salah seorang petinju menyerah atau tak mampu melanjutkan pertandingan
  • Tidak ada klasifikasi berat; lawan dipilih secara acak
  • Para petinju boleh memilih untuk saling memukul tanpa boleh bertahan jika pertandingan berjalan terlalu lama
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pertandingan_tinju_Yunani_Kuno

Sejarah Bulutangkis

Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Cina.
Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.
Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.
Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Cina, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.
Olah raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.
Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.
Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.
bulu tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bulu_tangkis

3 Oahraga Rekomendasi Nabi

Bagi umat Islam, sabda nabi adalah salah satu sumber ajaran yang patut diterapkan sepanjang hidup. Ajaran itu bisa berupa perkataan, perbuatan, atau pengakuan Nabi atas sebuah aktifitas tertentu. Dalam hal ibadah, hampir semua orang sepakat bahwa kita harus menjalankan ritual sesuai tuntunannya. Tetapi, dalam hal kehidupan bermasyarakat, termasuk olah raga, tidak terlalu banyak orang yang mencermatinya karena dianggap hal yang biasa saja. Benarkah? Sehubungan dengan hal tersebut, dalam tulisan ini saya ingin menguraikan tiga jenis olah raga yang pernah diperintahkan Nabi agar diajarkan kepada generasi muda Muslim, yakni berenang, berkuda, dan memanah. Ketiga jenis olah raga ini ternyata tidak hanya menyehatkan jasmani tetapi juga bisa menjadi inspirasi untuk pentingnya menjaga kesehatan ruhani.
Pertama, berenang. Mengapa berenang? Pertanyaan ini sering muncul karena Nabi hidup di Mekkah, kota yang berada di gurun pasir. Kalaulah di Madinah tempat Nabi menghabiskan 10 tahun terakhir hidupnya, banyak yang berkeyakinan bahwa renang bukanlah olah raga favorit di kota itu. Jadi, apa pesan di balik olah raga renang? Banyak pakar mengajukan sejumlah analisis. Renang merupakan salah satu olah raga yang membutuhkan energi konstan dan kontinyu. Dengan kata lain, seorang perenang pastilah akan bergerak dari awal masuk air hingga mencapai garis finish. Sebentar saja sang perenang itu berhenti bergerak, ia akan jatuh tenggelam dalam air dan binasa. Dari olah raga ini tersirat sebuah pesan mulia bahwa manusia harus bergerak dinamis melalui usahanya dalam berbagai bidang bila ingin menggapai sukses. Manusia yang mempunyai sejumlah potensi harus terus berjuang bagaikan air yang selalu mengalir dan menerobos jalan sekecil apapun. Oleh sebab itu, berenang menjadi salah satu olah raga yang dianjurkan karena dapat menyehatkan lahir batin manusia sekaligus memberi pelajaran untuk pantang menyerah.
Kedua, berkuda. Kegiatan berkuda mengibaratkan sebuah fase kehidupan yang selalu penuh tantangan. Kuda adalah salah satu hewan yang tidak mudah ditaklukkan. Hewan satu ini juga mempunyai nafsu yang besar khususnya kepada lawan jenis sehingga bila seekor kuda jantan bertemu kuda betina, ia akan mengejar si betina itu kemana pun ia pergi. Inilah salah satu sifat kuda yang biasanya dimanfaatkan oleh pemiliknya memaksa kuda itu berlari kencang. Nah, pelajaran apa yang bisa kita dari berkuda? Saat berkuda, kita adalah orang yang sedang mengendarai hawa nafsu yang besar. Kita harus mampu mengendalikan nafsu itu bila ingin sukses. Sikap untuk selalu tangkas, cepat, dan akurat merupakan salah satu skil kehidupan yang bisa kita peroleh dari ketrampilan berkuda.
Ketiga, memanah. Olah raga memanah merupakan salah satu olah raga yang membutuhkan konsentrasi. Jika sedikit saja konsentrasi pemanah terganggu, ia tidak akan melesatkan anak panah tepat pada sasarannya. Hal ini ternyata sama juga dengan kehidupan nyata. Kita harus memiliki fokus dalam hidup. Kita tidak hanya menghabiskan waktu tanpa rencana dan arah. Tentu, bila kita tetap seperti itu, sukses akan jauh dari diri kita. Oleh sebab itu, merenungi hakikat memanah, kita akan mendapat pelajaran berharga berupa perlunya manajemen di berbagai bidang, seperti manajemen waktu, manajemen usaha, dan manajemen pendidikan, sehingga tujuan yang hendak kita cepat dapat teraih sesuai dengan rencana.
Dari ketiga olah raga di atas, ada satu pelajaran utama yang bisa kita petik, yakni perlunya kemandirian. Adakah perenang yang dibantu oleh perenang lain bila ingin jadi juara? Ia harus berjuang dengan bergerak sendiri ke depan seraya mengerahkan segala daya yang dimiliki. Keberhasilan ditentukan oleh dirinya sendiri tanpa bantuan orang lain. Begitu pula dalam pertandingan pacuan kuda. Seorang penunggang tangguh harus menguasai berbagai teknik pengendalian kuda secara sempurna jika ingin berhasil menjadi pemenang. Ia harus mandiri dalam usahanya itu. Tak jauh beda, dalam memanah, mata pemanahlah yang memegang peranan fital dalam usaha membidik target yang diinginkan. Kemandirian seorang pemanah adalah mutlak jika ingin mengatongi penghargaan.
Dari uraian di atas, saya berkesimpulan, ternyata tiga jenis olah raga yang disarankan nabi mempunyai makna tidak saja tersurat namun juga tersirat yang sangat dalam. Sehat jasmani dan rohani adalah pesan utama yang harus dilakukan dengan semangat kemandirian. Semoga kita bisa menjalankannya dengan baik. Amin.

http://olahraga.kompasiana.com/sport/2011/02/24/3-olah-raga-rekomendasi-nabi/

Sejarah Atletik

Atletik adalah event asli dari Olimpiade pertama ditahun 776 sebelum Masehi dimana satu-satunya event adalah perlombaan lari atau stade. Ada beberapa “Games” yang digelar selama era klasik Eropa: Panhellenik Games The Pythian Game (dimulai 6 Sebelum Masehi) digelar di Argolid setiap dua tahun. The Isthmian Game (dimulai 523 Sebelum Masehi) digelar di Isthmus dari Corinth setiap dua tahun. The Roman Games Berasal dari akar Yunani murni, Roman game memakai perlombaan lari dan melempar. Bukannya berlomba kereta kuda dan bergulat seperti di Yunani, olahraga Etruscan memakai pertempuran galiatoral, yang juga sama-sama 527 Sebelum Masehi) digelar di Delphi tiap empat tahun. The Nemean Games (dimulai 51 memakai panggung). Masyarakat lain menggemari kontes atletik, seperti bangsa Kelt, Teutonik, dan Goth yang juga digemari orang Roma. Tetapi, olahraga ini sering dihubungkan dengan pelatihan tempur. Di masa abad pertengahan anak seorang bangsawan akan dilatih dalam berlari, bertarung dan bergulat dan tambahan berkuda, memanah dan pelatihan senjata. Kontes antar rival dan sahabat sangat umum di arena resmi maupun tidak resmi.
Di abad 19 organisasi formal dari event modern dimulai. Ini termasuk dengan olahraga reguler dan latihan di rezim sekolahan. Royal Millitary College di Sandhurst mengklaim menggunakan ini pertamakali di tahun 1812 dan 1825 tetapi tanpa bukti nyata. Pertemuan yang paling tua diadakan di Shrewsbury, Shropshire di 1840 oleh Royal Shrewsbury School Hunt. Ada detail dari seri pertemuan tersebut yang ditulis 60 tahun kemudian oleh C.T Robinson dimana dia seorang murid disana pada tahun 1838 sampai 1841. Eeck Military Academy dimana Woolwich menyelenggarakan sebuah kompetisi yang diorganisir pada tahun 1849, tetapi seri reguler pertama dari pertemuan digelar di Exeter College, Oxford dari 1850.
Atletik modern biasanya diorganisir sekitar lari 400m di trek di hampir semua even yang ada. Acara lapangan (melompat dan melempar) biasanya memakai tempat di dalam trek. Atletik termasuk di dalam Olimpiade modern di tahun 1896 dan membentuk dasar-dasarnya kemudian. Wanita pertama kali dibolehkan berpartisipasi di trek dan lapangan dalam event Olimpiade tahun 1928. Sebuah badan pengelola internasional dibentuk, IAAF dibentuk tahun 1912. IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor di tahun 1983. Ada beberapa pertandingan regional seperti kejuaraan Eropa, Pan-American Games dan Commonwealth Games. Sebagai tambahan ada sirkuit Liga Emas professional, diakumulasi dalam IAAF World Athletics Final dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor Championship. Olahraga tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya Olimpiade, tetapi yang lain kurang populer.
AAU (Amateur Athletic Union) adalah badan pengelola di Amerika Serikat sampai runtuh dibawah tekanan profesionalisme pada akhir tahun 1970. Sebuah badan baru bernama The Athletic Congress (TAC) dibentuk, dan akhirnya dinamai USA Track and Field (USATF atau USA T&F). Sebuah tambahan, organisasi dengan struktural yang lebih kecil, Road Runner Club of America (RRCA) juga ada di USA untuk mempromosikan balap jalanan. Di masa modern, atlet sekarang bisa menerima uang dari balapan, mengakhiri sebutan “amatirisme” yang ada sebelumnya.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Atletik

Sejarah Permainan Sepakbola

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina. Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Di tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola

Sejarah Bola Voli

Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat).
William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William.
Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA , menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang.
Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bola_voli#Sejarah

TEKNIK - TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAKBOLA

Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula.
Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah
  • Menendang ( kicking ),
  • Menghentikan atau Mengontrol ( stoping ),
  • Menggiring ( dribbling ),
  • Menyundul ( heading ),
  • Merampas ( tacling ),
  • Lemparan Kedalam ( trow – in )
  • dan Menjaga Gawang ( Goal Keeping )
Dibawah ini akan dijelaskan beberapa teknik Menendang, Menghentikan, dan Mengiring bola dalam permainan Sepakbola.
1. Menendang ( kicking )
Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepakbolayang paling dominan. Tujuan utama menendang bola adalah untuk mengumpan ( passing ), dan menembak kearah gawang ( shootig at the goal ).
Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu Menendang dengan kaki bagian dalam, Menendang dengan kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.
A. Menendang dengan kaki bagian dalam.
Pada umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya adalah sebagai berikut :
  • @ Badan menghadap sasaran di belakang bola.
  • @ Kaki tumpu berada disamping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap sasaran, lutut sedikit ditekuk.
  • @ kaki tending ditarik kebelakang, dan ayunkan ke depan.
  • @ setelah terjadi benturan dilanjutkan dengan Follow trow, ( gerakanlanjutan ).
B. Menendang dengan kaki bagian luar
Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya sebagai berikut :
  • @ Posisi badan dibelakang bola, kaki tumpu disamping belakang bola 25 cm, ujung kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit ditekuk.
  • @ kaki tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadapkedalam.@ kaki tending ditarik kebelakang dan ayunkan kedepan.
  • @ Perkenaan bola tepat di punggung kakibagian luar, dan tepat pada tengah –tengah bola.
  • @ Gerakan lanjutan kaki tending diangkat serong kurang lebih 45 derajatmenghadap sasaran.
C. Menendang dengan punggung kaki
Pada umumnyamenendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang atau shooting.
Analisis gerakanya sebagai berikut :
  • @ Badan dibelakang bola sedikit condong kedepan, kaki tumpu diletakkan disamping bola dengan ujung kaki menghadap kesasaran, kaki sedikit ditekuk.
  • @ Kaki tending berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadapkedepan / sasaran.
  • @ Kaki tending tarik ke belakang dan ayunkan kedepan hingga mengenai bola.
  • @ Perkenaan kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dsan tepatpada tengah – tengah bola.
  • @ Gerakan lanjut kaki tending diarahkan dan di angkat kearah sasaran.
2. Menghentikan Bola ( Stopping )
Menghentikan bola merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan sepakbola yang penggunaanya bersamaan dengan teknik menendang bola. Tujuan menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, yang termasuk didalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk passing.
Analisis gerakanya sebagai berikut :
  • @ Posisi badan segaris dengan datangnya bola.
  • @ Kaki tumpu mengarah pada boladengan lutut sedikit ditekut.
  • @ Kaki penghenti diangkat sedikit deengan permukaan bagian dalam kakidijulurkan kedepan segaris dengan datangnya bola.
  • @ Bola menyentuh kaki persis dibagian dalam/mata kaki.
  • @ Kaki penghenti mengikuti arah bola.Untuk teknik menghentikan bola masih terdapat banyak cara yang dapat dilakukan diantaranya yaitu menggunakan Punggung kaki, Paha, Dada, serta Kepala apabila memungkinkan.
3. Menggiring Bola
Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus – putus atau pelan, oleh karenanya bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak kesasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.
Dibawah ini akan di jelaskan mengenai posisi tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam :
  • @ Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
  • @ Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya
    diayunkan kedepan.
  • @ Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/ didorong bergulir
    kedepan.
  • @ Bola bergulir harus selalu dekatdengan kaki agar bola dapat dikuasai
  • @ Pada waktu menggiring bolakedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah
    penguasaan bola.
  • @ Pada saat kaki menyentuh bola, pendangan ke arah bola dan selanjutnya melihat
    situasi kelapangan.
     
    Sumber : http://wahidsport.blogspot.com/2007/12/teknik-teknik-sepak-bola.html

Kamis, 20 Oktober 2011

Hubungan Antara Olahraga dan Kesehatan

Olahraga : Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Itulah semboyan yang sering kita dengar saat duduk di bangku sekolah dulu. Memang tepat sekali semboyan tersebut. Untuk itulah yang terpenting adalah menciptakan tubuh yang sehat. Salah satu cara menciptakan tubuh yang sehat adalah dengan berolahraga. Terdapat kaitan yang sangat erat antara hubungan olahraga dan kesehatan tubuh.

Hidup teratur baik itu dari segi asupan gizi, kegiatan dan istirahat akan menciptakan tubuh yang sehat. Olahraga merupakan kegiatan yang wajib untuk ikut mendukung terciptanya kesehatan tubuh. Orang yang sering berolahraga akan dapat mempertahankan kesehatan tubuhnya hingga usia yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah melakukan aktifitas olahraga.

Mengapa Olahraga Dapat Menyehatkan Tubuh?

Kesehatan : Ada hubungan yang sangat erat antara olahraga dan kesehatan. Para ahli telah membuktikan saat berolahraga, aliran darah berjalan lebih lancar. Ketika berolahraga, organ tubuh khususnya jantung akan terpacu lebih lagi. Dengan demikian organ tubuh yang menjadi pemacu aliran darah ke seluruh tubuh bertambah kuat. Kuatnya jantung membuat aliran darah juga berjalan dengan lancar.

Selain jantung yang semakin terlatih, organ tubuh lain yang juga terlatih saat berolahraga adalah paru-paru. Tarikan dan hembusan nafas yang lebih cepat membuat kerja paru-paru ikut terpacu. Dengan demikian olahraga dan kesehatan paru-paru juga memiliki hubungan yang erat.

Bagian tubuh lain yang ikut terlatih saat berolah raga adalah anggota tubuh. Saat kita melakukan berbagai gerakan saat berolahraga, anggota tubuh yang bersangkutan juga akan terlatih. Misalnya saat berlari, anggota tubuh seperti kaki akan terlatih dengan baik. Saat bermain bulutangkis, anggota tubuh seperti kaki, tangan dan otot di sekujur ikut terkena efeknya.

Dengan terlatihnya berbagai organ dan anggota tubuh membuat kerja setiap organ dan anggota tubuh menjadi lebih maksimal lagi. Hal inilah yang membuat tubuh menjadi sehat dan tentu ada hubungannya juga dengan usia. Walau usia di tangan Tuhan, namun olahraga bisa menjadi salah satu penentu usia pula.

Kerasnya hidup dan padatnya aktivitas dapat memicu terjadinya stress. Namun dengan olahraga yang teratur, Anda tidak akan mudah terkena stress. Tanpa stress tentu hidup akan lebih sehat karena banyaknya penyakit muncul diawali dari stress. Pikiran juga akan tetap fresh dengan olahraga.

Olahraga : Olahraga dan kesehatan adalah dua hal yang walau berbeda namun memiliki keterikatan yang sangat erat. Dengan hidup teratur, istirahat teratur dan olahraga teratur, kesehatan bukanlah hal yang mustahil dipertahankan. Kesehatan akan dapat menciptakan hidup yang lebih bahagia lagi.

sumber : http://82junior.blogspot.com/2011/03/hubungan-antara-olahraga-dan-kesehatan.html

Rabu, 19 Oktober 2011

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Berpuasa didefinisikan sebagai periode tubuh yang pantang mengasup semua jenis makanan atau makanan tertentu. Puasa Ramadhan yang dilakukan setahun sekali, pasti ada manfaat buat kesehatan . Manfaat Puasa Bagi Kesehatan berarti mengistirahatkan saluran pencernaan (usus) beserta enzim dan hormon yang biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus menerus selama kurang lebih 18 jam. Dengan berpuasa organ vital ini dapat istirahat selama 14 jam. Jika berpuasa dilakukan secara benar, ternyata berbagai jenis penyakit dapat dikendalikan. Tidak ada seorang pun ahli medis baik muslim maupun non muslim yang meragukan Manfaat Puasa Bagi Kesehatan bagi kesehatan manusia.
Menyembuhkan dengan cepat. Hari – hari awal berpuasa merupakan fase tersulit. Tubuh akan mengeluarkan sejumlah besar racun melalui aliran darah, pori dan organ pembuangan lain. Ini terlihat dari menebalnya lapisan lidah dan nafas yang biasanya lebih berbau pada hari – hari pertama. Setelah Manfaat Puasa Bagi Kesehatan berlanjut pada hari – hari setelahnya, proses pembersihan tubuh disempurnakan. Lemak tubuh yang tidak bermanfaat, racun yang terakumulasi dalam sel tubuh akan dikeluarkan. Sel yang sakit, sel – sel mati, lapisan lendir menebal di dinding usus, limbah aliran darah dikeluarkan lewat hati, limpa, dan ginjal. Tubuh akan menggunakan mineral penting dan vitamin untuk membuang racun dan jaringan tua. Saat beban racun tubuh berkurang, efisiensi setiap sel ditingkatkan.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Sehingga mempercepat proses penyembuhan dan sekaligus menghemat energi. Tidak banyak yang mengetahui bahwa tubuh memerlukan energi besar untuk mencerna makanan. Manfaat Puasa Bagi Kesehatan mengistirahatkan sistem pencernaan. Sehingga energi disimpan untuk menyembuhkan diri dan memperbaiki sel tubuh. Energi akan digunakan untuk membersihan dan detoksifikasi usus, darah, serta menyembuhkan sel-sel tubuh dari berbagai penyakit. Puasa meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta  meremajakan tubuh.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Puasa meningkatkan kewaspadaan mental. Racun yang dibersihkan dari sistem limfatik meningkatkan konsentrasi dan energi untuk melakukan aktivitas. Demikianlah beberapa Manfaat Puasa Bagi Kesehatan bagi kesehatan manusia. Semoga ibadah puasa yang kita lakukan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya dan diterima oleh Allah SWT. Amin. MARHABAN YA RAMADHAN. SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA.
http://www.airwavestar.com/manfaat-puasa-bagi-kesehatan.html

Senin, 10 Oktober 2011

PSS SLEMAN

Perserikatan Sepakbola Sleman (biasa disingkat: PSS) merupakan sebuah tim sepakbola yang berbasis di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Tim yang didirikan pada 20 Mei 1976 ini merupakan salah satu tim sepakbola yang disegani di Indonesia dan memiliki julukan sebagai tim Super Elang Jawa atau Super Elja. Tim ini juga sering disebut dengan julukan Laskar Sembada. Mereka bermain di divisi teratas dalam sebuah kompetisi sepakbola Indonesia, Liga Indonesia. Prestasi tertingginya dalam kompetisi Liga Indonesia adalah dua tahun berturut-turut menempati empat besar pada Divisi Utama Liga Indonesia 2003 dan Divisi Utama Liga Indonesia 2004 . PSS memiliki suporter yang menamakan dirinya Slemania. Stadion utama mereka adalah Stadion Maguwoharjo, dan menggunakan Stadion Tridadi sebagai stadion kedua.

SEJARAH

Perserikatan Sepakbola Sleman (PSS) lahir pada Kamis Kliwon tanggal 20 Mei 1976 semasa periode kepemimpinan Bupati Drs. KRT. Suyoto Projosuyoto. Lima tokoh yang membidani kelahiran PSS adalah Suryo Saryono, Sugiarto SY, Subardi, Sudarsono KH, dan Hartadi. Lahirnya PSS dilatarbelakangi bahwa pada waktu itu di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru ada 2 perserikatan yaitu PSIM Yogyakarta dan Persiba Bantul. Meskipun klub-klub sepakbola di Kabupaten Sleman telah ada dan tumbuh, tetapi belum terorganisasi dengan baik karena di Kabupaten Sleman belum ada perserikatan. Hal ini berdampak terhadap kelancaran klub-klub sepak bola di Kabupaten Sleman dalam mengadakan kompetisi sehingga banyak pemain Sleman yang bergabung ke klub-klub sepak bola di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul.
Keinginan masyarakat yang kuat di Kabupaten Sleman untuk memilki perserikatan klub sepak bola akhirnya mulai terwujud dengan adanya informasi yang disampaikan oleh Komda PSSI DIY pada waktu itu (Prof. Dr. Sardjono) yang menyatakan bahwa syarat untuk membentuk perserikatan sepak bola minimal harus ada lima klub. Di Kabupaten Sleman pada waktu itu sudah ada lima klub yaitu PS Mlati, AMS Seyegan, PSK Kalasan, Godean Putra dan PSKSSleman. Akhirnya, tepat pada tanggal 20 Mei 1976, PSS dibentuk dengan Ketua Umum Gafar Anwar (Seorang Polisi). Setelah Gafar Anwar meninggal, posisi Ketua Umum PSS digantikan Oleh Drs. Suyadi sampai dengan 1983. Periode 1983-1985, PSS dipimpin oleh Drs. R. Subardi Pd (Drs. KRT. Sosro Hadiningrat). Periode 1986-1989, PSS dipimpin oleh Letkol Infanteri Suhartono. Karena ada perubahan masa bakti/periodisasi dalam memimpin klub perserikatan yang dilakukan oleh PSSI menjadi empat tahunan maka di tengah perjalanan periode Letkol Infanteri Suhartono tepatnya tahun 1987, Letkol Infanteri Suhartono masih dipilih lagi sebagai Ketua Umum PSS untuk masa jabatan 1987-1991. Kemudian pada periode 1991-1995, PSS dipimpin oleh H. RM. Tirun Marwito, S.H.
Mulai periode 1996-2000, PSS dipimpin langsung oleh bupati, pada waktu itu Drs. H. Arifin Ilyas. Selanjutnya tahun 2000-2004, PSS dipimpin oleh Bupati Drs. H. Ibnu Subiyanto, Akt. Jabatan Drs. H. Ibnu Subiyanto, Akt dalam memimpin PSS yang berarkhir pada tahun 2004 diperpanjang mulai 2005, banyak nama yang membesarkan PSS, di antaranya Sudarsono KH, H. Sukidi Cakrasuwignyo, Suparlan, H. Subardi, S.H., Hendricus Mulyono, Drs. H. Arifin Ilyas, Drs. H. Ibnu Subiyanto, Akt.
PSS beraksi pertama kalinya dalam sebuah turnamen yang digelar di Stadion Kridosono, Yogyakarta. Turnamen yang digunakan sebagai ajang seleksi tim Pra PON DIY ini merupakan debut resmi PSS. Tiga tahun setelah PSS dibentuk, PSS mulai mengikuti kompetisi Divisi II PSSI pada tahun 1979. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang pada waktu itu memiliki 5 (lima) perserikatan langsung masuk divisi IIA bersama dengan perserikatan-perserikatan diProvinsi Jawa Tengah (menjadi satu rayon) sehingga perserikatan manapun yang lolos di DIY harus bergabung dulu dengan Provinsi Jawa Tengah. Pada waktu itu, PSS selalu mengikuti kompetisi Divisi II PSSI tahun 1979-1996 sampai kemudian PSS promosi ke kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia pada kompetisi 1995/1996 dengan pelatih Suwarno. Selama berada di Divisi II PSS tidak pernah mendapatkan sumber pendanaan dari Pemerintah Kabupaten Sleman. Sumber pendanaan PSS pada waktu itu berasal dari kontribusi pribadi masyarakat Sleman yang gila bola. PSS promosi ke Divisi Satu Liga Indonesia setelah lolos melalui prtandingan play off di Stadion Tridadi pada tanggal 4-9 Juli 1996. Kemudian PSS mengikuti kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia selama empat tahun mulai musim kompetisi 1996/1997 sampai musim kompetisi 1999/2000.
PSS memulai perjuangan dalam kompetisi Divisi II PSSI pada tahun 1979 dengan lawan tim-tim sepak bola yaitu Persiba Bantul, Persig Gunung Kidul, dan Persikup Kulon Progo untuk tim yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam babak penyisihan tersebut PSS menjadi juara. Setelah lolos babak penyisihan PSS bersama tim-tim perserikatan sepak bola dari Provinsi Jawa Tengah yang lolos babak penyisihan seperti PSIR Rembang, Persijap Jepara, dan Persibat Batang melakukan kompetisi dengan hasil PSS selalu gagal maju ke babak ketiga atau babak tingkat nasional.
Tahun 1996, PSS meraih juara kompetisi Divisi Dua Liga Indonesia untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah bertanding dengan tim-tim dari yang lolos penyisihan dari Provinsi Jawa Tengah, PSS berhasil lolos babak ketiga dan berhasil promosi ke Divisi Satu Liga Indonesia pada kompetisi tahun 1995/1996 setelah lolos pada pertandingan play off melawan Persiss Sorong, Aceh Putera danPersipal Palu.
Tahun 2000 adalah tahun berakhirnya masa jabatan Bupati Drs. H. Arifin Ilyas dan sebagai bupati ingin meninggalkan kesan yang terbaik, sehingga termotivasi kuat untuk mengantarkan PSS masukDivisi Utama Liga Indonesia. Akhirnya, pada kompetisi tahun 1999/2000, dalam situasi krisis moneter PSS berhasil promosi ke Divisi Utama Liga Indonesia setelah PSS bersama-sama denganPersita, Persikabo dan Persijap melakukan pertandingan empat besar di Stadion Tangerang dan PSS menjadi Juara II Kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia. Pertandingan empat besar tersebut berlangsung pada 26-30 Mei 2000. Dan sebagai Manager PSS adalah H. Sukidi Cakrasuwignyo dengan pelatih Drs. Bambang Nurdjoko dan Drs. Herwin Sjahrudin.

Prestasi 

Perserikatan

Liga Indonesia

Piala Indonesia

Piala Soeratin

  • 2001 Peringkat ke-3
  • 2002 Peringkat ke-4

Pelatih

  • 1995/1996 - Suwarno (Pelatih Kepala)
  • 1999/2000 - Drs. Bambang Nurdjoko, Drs. Herwin Sjahrudin
  • 2001 - Suharno (Pelatih Kepala), Drs. Bambang Nurdjoko (Asisten Pelatih), Drs. Herwin Sjahrudin (Pelatih Fisik)
  • 2002 - Suharno (Pelatih Kepala), Drs. Bambang Nurdjoko (Asisten Pelatih)
  • 2003 - Yudi Suryata (Pelatih Kepala), Maman Durachman (Asisten Pelatih), Lafran Pribadi
  • 2004 - Daniel Roekito (Pelatih Kepala), Haryadi (Asisten Pelatih), Haryanto (Pelatih Kiper), Herwin Syahrudin (Pelatih Fisik)
  • 2005 - Daniel Roekito (Pelatih Kepala), Haryadi (Asisten Pelatih), Sugiyanto (Pelatih Kiper), Herwin Syahrudin (Pelatih Fisik)
  • 2006 - Mundari Karya (Pelatih Kepala)
  • 2006 - Mundari Karya digantikan Herry Kiswanto (Pelatih Kepala), Haryadi (Asisten Pelatih), Yoce Ocoh (Asisten Pelatih), Lafran Pribadi
  • 2007 - Horacio Albertus Montes (Pelatih Kepala), Yoce Oroh (Asisten Pelatih), Lafran Pribadi, Alexander Prastowo, R. Darius Subagyo
  • 2007 - Horacio Albertus Montes diganti oleh Rudy William Keltjes (Pelatih Kepala), Lafran Pribadi (Asisten Pelatih), Alan Haviluddin (Pelatih Kiper).
  • 2008 - Iwan Setiawan (Pelatih Kepala)
  • 2008 - Iwan Setiawan digantikan Yudi Suryata (Pelatih Kepala), Maman Durachman (Asisten Pelatih), Lafran Pribadi (Asisten Pelatih), Djoko Pekik Irianto (Pelatih Fisik), M. Susanto (Pelatih kiper)
  • 2008-2009 - Yudi Suryata digantikan Maman Durachman (Pelatih Kepala), Lafran Pribadi (Asisten Pelatih), Djoko Pekik Irianto (Pelatih Fisik), M. Susanto (Pelatih kiper)
  • 2009-2010 - Yance Efraim Matmey, Singh Bettay (Asisten Pelatih)
  • 2010 - Yance Matmey digantikan Singh Bettay (Pelatih Kepala)
  • 2010 - Inyong Lolombulan (Pelatih Kepala)
  • 2010-2011 - Inyong Lolombulan digantikan M. Basri (Pelatih Kepala), Ikhsan Mustahid (Asisten Pelatih), Priyadi (Pelatih Kiper)

PEMAIN

Divisi Utama Liga Indonesia 2010-11


No.
Pos.Nama
22Bendera IndonesiaGKAgung Andri
32Bendera IndonesiaGKBarep Wahyudi
47Bendera IndonesiaGKGerri Mandagi
5Bendera IndonesiaDFElvian Prasetya
25Bendera IndonesiaDFDeny Tarkas Kapten
26Bendera IndonesiaDFFahrudin Aryanto
28Bendera IndonesiaDFAde Christian
80Bendera IndonesiaDFTommy Adityo
84Bendera IndonesiaDFAbdullah Rifai
7Bendera IndonesiaMFNanda Nasution
8Bendera IndonesiaMFAnang Hadi
9Bendera IndonesiaMFFernando Pongajow

No.
Pos.Nama
13Bendera IndonesiaMFJatmiko
14Bendera IndonesiaMFAntonius Triatmoko
19Bendera IndonesiaMFDulsan Lestaluhu
23Bendera IndonesiaMFAgus Purwoko
24Bendera IndonesiaMFAgus Setiawan
88Bendera IndonesiaMFFurqon Alkatiri
10Bendera IndonesiaFWTri Handoko Putro
11Bendera IndonesiaFWM. Eksan
17Bendera IndonesiaFWFerry Anto
29Bendera IndonesiaFWEka Santika
44Bendera IndonesiaFWLubis Syukur

MANTAN PEMAIN BINTANG

Pemain Asing

Pemain Lokal

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/PSS_Sleman